Operator seluler berlomba menawarkan tarif yang diklaim termurah. Perang iklan terjadi di media cetak maupun elektronik. Di suatu kota, pertempuran nyata melibatkan dua billboard milik dua operator seluler berbeda. Pria pada papan iklan operator di tengah mengacungkan jempolnya ke papan iklan di sisi kiri sambil berkata, “Tetangga sebelah ngomongnya paling murah. Ternyata tarifnya ribet banget. Jaringannya terbatas”. Papan iklan sebuah bank yang berada di sisi paling kanan menjadi saksi bisu.
Siapa yang sebenarnya menawarkan tarif paling murah? Tak mudah menjawabnya.
silahkan klik attach di bawah untuk melihat tabel tarif operator
Bookmarks